Badak jawa lahir sepasang, anak badak jawa jantan bernama Luther dan anak badak jawa betina bernama Helen. Keberadaan anak badak jawa dapat diketahui dari hasil monitoring tim Balai Taman Nasional Ujung Kulon sejak Maret hingga Agustus 2020 dengan menggunakan 93 video kamera jebak.
Namun demikian Wiratno menyatakan kelahiran bayi Badak Jawa
ini memberikan harapan baru untuk kelangsungan spesies ini.
"Tahun lalu, di TN Ujung Kulon juga terdapat empat
kelahiran individu badak jawa. Kelahiran badak jawa di TN Ujung Kulon tersebut
juga mempertegas bahwa populasi Badak Jawa terus mengalami perkembangbiakan
alami dengan baik, sehingga terus memberi harapan besar bagi kelangsungan hidup
satwa langka spesies badak jawa," ujar Wiratno dikutip dari Antara, Senin
(21/9).
Wiratno juga memastikan perihal ketersediaan pakan spesies terancam punah itu di semenanjung Ujung Kulon masih tergolong sangat baik, sehingga menjadi daya dukung kehidupan bagi badak jawa pada saat ini dan masa yang akan datang. Dan beliau mempertegas bahwa pihaknya akan terus memantau dalam pengambilan data Badak Jawa.
"Pengambilan data dan observasi habitat terus
dilakukan. Pandemi ini tidak menghentikan kegiatan lapangan KLHK khususnya
petugas konservasi di TN Ujung Kulon dan taman nasional lainnya di
Indonesia," ucap Wiratno.
Wiratno mengatakan dukungan APBN untuk konservasi dan taman nasional setidaknya menjadi penting dan memastikan tidak terjadinya kepunahan satwa-satwa kunci seperti badak. Termasuk untuk kegiatan konservasi di taman nasional di antaranya TNUK yang merupakan rumah bagi badak bercula satu yang terus berkembang jumlah populasinya.
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya
telah memerintahkan patroli dan kegiatan perlindungan kawasan konservasi
termasuk terhadap satwa liar tetap dilaksanakan di masa pandemi COVID-19.
"Dari satu kelahiran ke kelahiran selanjutnya dari badak jawa ini terus menyambung, dan ini memperkuat optimisme serta semangat kita, terutama dalam situasi sangat sulit masa pandemi sekarang ini. Ini salah satu pesan substansial dari Menteri LHK. Ibu Menteri juga berkesempatan memberikan nama anak badak jantan 'Luther' dan yang betina diberi nama 'Helen'," ujar Wiratno.
Badak merupakan salah satu spesies satwa langka kunci bersama-sama dengan gajah, orangutan, harimau, komodo, dan species lainnya sebagai spesies penting di dunia.











0 Comments:
Posting Komentar