Cari Blog Ini

Earn your money here!

coinpayu

Sabtu, 12 Juni 2021

Hewan dan Serangga Ini Bisa Meramalkan Bencana Alam!

Setiap makhluk ciptaan Yang Maha Kuasa memiliki kemampuan dan kelebihannya masing-masing. Salah satunya adalah kemampuan dalam memprediksi/meralamalkan bencana alam. Hal ini dapat kita ketahui melalui tingkah lakunya. Hewan akan berperilaku aneh sebelum terjadinya bencana. Hal terbukti dalam hitungan jam bahkan menit setelahnya bencana benar-benar datang.

Hewan apa sajakah gitu? Yuk kita simak gengs... 

1. Gajah


Gajah cenderung berlarian kesana kemari dan berloncat berloncat sejak sekitar seminggu sebelum  gunung meletus atau beberapa saat menjelang pasang naik dan tsunami. Gajah memiliki insting yang dapat merasakan getaran dan letupan di dalam perut gunung dekat habitatnya, sehingga berperilaku aneh dan cenderung berlari menjauhi  arah gunung yang akan meletus. Contohnya adalah perilaku gajah di kota Lampung menjelang meletusnya Gunung Krakatau tanggal 27 Agustus 1883. Gajah  yang tinggal di pinggir pantai akan segera berlari menuju arah bukit (menjauhi pantai), beberapa saat menjelang adanya tsunami di Thailand.

2. Anjing dan Kucing

Penelitian oleh seorang ahli geologi dari California (USA). Menyatakan bahwa jika insting anjing merasakan akan segera terjadi bencana alam, maka anjing akan melarikan diri dari kandang atau tempat tinggal sekitar tiga hari menjelang terjadinya bencana alam. Contoh: kasus kehilangan hewan peliharaan anjing dan kucing di California meningkat tajam menjelang gempa di Loma Prieta, Northern California, USA. Hewan-hewan ini berprilaku tidak seperti biasanya sebelum terjadi gempa. Dilansir dari National Geographic, kucing bisa mengeong tanpa alasan yang jelas saat akan terjadi gempa. Itu adalah penanda bahwa kucing merasa gugup dan gelisah. Dilansir dari Telegraph, seseorang yang tinggal di Pantai Galle, Sri Lanka melaporkan bahwa kedua anjingnya menolak untuk pergi ke pantai. Selain itu, menurut Indo-Asian News Service, di sepanjang Pantai Cuddalore India, ribuan orang tewas dalam tsunami 2004. Namun, banyak kerbau, kambing, dan anjing tak terluka sama sekali.

3.  Lumba-lumba

Pada beberapa saat menjelang terjadinya tsunami, lumba-lumba akan berteriak-teriak khas suaranya sambil berloncat-loncat meminta perhatian. Apabila kelompok lumba-lumba ini diikuti (dengan berenang ataupun diving), lumba-lumba akan berenang menjauhi pantai kearah laut lepas. Contoh: lumba-lumba di suatu pulau Thailand menjelang tsunami tahun 2006.

4. Tikus

Tikus mengalami kepanikan seperti orang bingung pada beberapa saat menjelang terjadinya gempa, sehinga mudah di tangkap. Dilansir dari Scientific American, perilaku hewan tak biasa sebelum gempa pertama kali didokumentasikan oleh sejarawan Romawi Aelian pada tahun 373 SM. Lima hari sebelum gempa bumi menghancurkan kota Helike, hewan-hewan, seperti tikus, musang, ular, kelabang dan serangga muncul dari bawah tanah dan melarikan diri dari kota.

5. Burung


Burung memiliki kepekaan terhadap variasi medan magnet bumi. Pada beberapa saat menjelang gempa bumi, medan magnet bumi mengalami perubahan sehingga mengganggu kemampuan navigasi burung. Ion-ion pada burung keluar sehingga dapat menggangu perambatan gelombang elektrik (neurotrnasmiter) dalam otak burung. Akibatnya, burung sering di temukan terbang dengan keseimbangan yang terganggu, khususnya pada burung-burung yang sedang migrasi. Ayam menghasilkan telur sedikit atau tidak bertelur sama sekali jika akan terjadi gempa. Apabila manusia memperhatikan hal ini, burung ini terganggu kemampuan navigasi dan bertelurnya karena adanya getaran. 

6. Lebah


Lebah akan meninggalkan sarang denganpanik beberapa menit sebelum terjadinya gempa. Lebah kembali lagi ke sarangnya sekitar 15 menit setelah gempa berhenti. (Miller, 1996). Pengembangan Dari “Animals warning system” berupa pembuatan alat sensor yang dapat menangkap gelombang elektromagnetik frekuensi rendah seperti pada gempa bumi yang di buat oleh Marsha Adams (dari San Fransisco). Di provinsi Xingtai, Cina (1968) didirikan stasiun percobaan secara biologis untuk memprediksi terjadinya gempa. Selain itu, mereka merasakan perubahan kelembapan di atmosfer. Itu sebabnya, mereka akan berlindung di sarangnya sebelum hujan turun atau badai berlangsung.

 Wah gimana keren-keren banget kan? Itu tadi hewan-hewan luar biasa yang bisa memprediksi bencana alam. Kira-kira hewan apa yang pernah kamu jumpai? Yuk, sampaikan di kolom komentar. -Kev


Sumber : Buku Pendidikan Lingkungan Hidup oleh Dewi Aniyati, S.Pd., Pipih Sopiah S.Pd. dkk terbitan Arya Duta.

Share:

1 Comments:

  1. Kalo aku punya anjing... nanti aku bilang mama kalo anjing ternyata bisa tau bencana alam
    Makasih kak

    BalasHapus

Globe of visitors

Visitors Count

coinpayu

Definition List

Unordered List